Selamat Datang di blog mas Teddy .... sebagian artikel di blog ini juga terdapat di
kompasiana.

Minggu, 15 Januari 2012

Ingin Sukses ? Ini Resepnya

Dalam sebuah seminar tentang kewirausahaan, seorang pengusaha sukses yang menjadi nara sumber, ditanya tentang resep kesuksesannya. Dan inilah resep yang diberikan sang pengusaha sukses tersebut.

"Jika Anda ingin sukses, maka Anda harus :
  • kerja keras bagaikan kerbau yang membajak sawah
  • rajin bagaikan semut
  • lincah bagaikan kijang atau tupai
  • tegas bagaikan singa, sang raja rimba
  • pantang menyerah bagaikan banteng matador
  • cerdik bagaikan kancil
  • selalu berpandangan ke depan bagaikan kuda yang menarik delman
  • loyal/setia kepada pekerjaan bagaikan anjing yang setia kepada majikannya
dan jangan lupa, minimal enam bulan sekali periksa kesehatan ke dokter hewan."

Maaf, jika Anda pernah membaca atau mendengar joke ini sebelumnya.

Rabu, 11 Januari 2012

Serunya (Pe)Nonton Sinetron Full Musik

Jangan bayangkan atau samakan sinetron full musik dengan sinetron/drama musikal. Sangat jauh berbeda. Kalau drama musikal komponen musik, lagu dan syairnya merupakan satu kesatuan dan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari tema atau isi cerita secara keseluruhan. Sedangkan sinetron full musik adalah sinetron yang dari awal penayangan (opening title) sampai akhir penayangan (end title) selalu dihiasi dengan ilustrasi musik. Apapun adegannya selalu disertai ilustrasi musik. Gak peduli apapun adegannya, adegan marah, terkejut, sedih, sakit, jengkel maupun percakapan biasa, semuanya selalu full musik.
 
Dalam sinetron full musik, semua adegan seolah menjadi sangat penting sehingga perlu penekanan dengan ilustrasi musik. Jika semua adegan diberi iliustrasi mungkin Anda berpikir betapa capeknya yang membuat ilustrasi musik. Anda salah besar. Yang terjadi adalah sebaliknya. Jika Anda simak, ilustrasi musik sinetron full musik justru sangat sedikit, karena selalu diulang-ulang. Ilustrator musik membuat musik hanya untuk 2 golongan adegan : 
  1. Adegan percakapan biasa, bicara dalam hati, sedih, melamun, sakit dan lain sebagainya yang dibuat dalam tempo andante (pelan) atau moderato (sedang)
  2. Adegan marah, teriak, terkejut, takut, cemas, kecelakaan, mengintip/menguntit, mengancam, berkelahi dan lain sebagainya yang dibuat dalam tempo allegro (cepat) atau presto (sangat cepat)
Dengan semikian sang ilustrator musik tinggal play back saja musik yang telah dibuatnya. Tinggal menyesuaikan dengan adegannya. Lantas untuk adegan gembira, senang atau tertawa pakai musik yang mana? Untuk adegan gembira dan sejenisnya pakai ilustrasi musik yang kedua, yang tempo cepat. Aneh atau lucu? Ya begitulah adanya. Kalau saya bukan merasa aneh atau lucu, tapi capek dengarnya.
 
Anehnya, para penonton (terutama para ibu dan remaja putri) sangat menikmati adegan per adegan. Mereka gak peduli soal ilustrasi musik ini, yang penting ceritanya heboh (meskipun gak masuk akal dan mudah ditebak).
 
Penasaran sinetron apa saja yang full musik? Hampir semua sinetron yang ditayangkan di RCTI dan DCTV adalah sinetron full musik. Bahkan sinetron dengan judul yang sangat religius dan puitis ternyata sinteron full musik juga. Gak percaya? Silakan buktikan sendiri dan tabahkan telinga Anda.

Senin, 09 Januari 2012

Dahlan Iskan, Makin Tua Makin Seksi

Ya, meskipun usianya sudah menginjak kepala enam ternyata Dahlan Iskan justru makin seksi. Lho, kok seksi ?? Lha, gimana gak seksi kalau semua berusaha mendekati dan memperebutkan dirinya. Semua berusaha merayu-rayu dirinya, bahkan ada yang terang-terangan akan meminang dirinya. Keluarga besar si Kuning berusaha mendapatkan Dahlan Iskan untuk dijodohkan dengan jagoan mereka, AB (yang tampangnya mirip Laverdure, pilot konyol dalam komik Tanguy & Laverdure). Keluarga si Biru dengan bintang Mercedez mengklaim Dahlan Iskan cocok jika dijodohkan dengan jagoan mereka, sang Pendekar Berambut Putih. Sedangkan  keluarga Putih Kuning Hitam menganggap Dahlan Iskan adalah pasangan yang “cukup potensial” untuk jagoan mereka yang identitasnya masih mereka rahasiakan. Bahkan, seakan tak mau ketinggalan, seorang pengurus Paguyuban Sepak-Sepakan Indonesia yang telah diberhentikan pun ikut-ikutan meramaikan persaingan untuk memperebutkan hati dan perhatian Dahlan Iskan. Menanggapi isu-isu tersebut, para pendukung Dahlan Iskan berwanti-wanti jangan sampai “Sang Primadona” termakan oleh bujuk rayu dan akhirnya terjun dalam rubrik biro jodoh tersebut.
 

Sedemikian menarikkah Dahlan Iskan sehingga sampai behitu banyak yang menginginkannya? Sedikit-sedikit Dahlan Iskan, seolah-olah semua posisi atau jabatan cocok untuk Dahlan Iskan. Apa mereka menganggap, inilah manusia yang digambarkan Iwan Fals dalam lagunya “Manusia Setengah Dewa”. Seakan-akan Dahlan Iskan adalah superhero yang bisa dengan mudah memperbaiki segala macam persoalan yang membelit negeri ini. Dahlan Iskan tetaplah manusia biasa yang punya kelebihan dan kekurangan. Memang jika dilihat apa yang telah dilakukannya sampai saat ini sangat mengesankan banyak orang mulai dari penampilan, gaya hidup, cara berpikir dan bicaranya, gaya manajerialnya, keberaniannya dan lain sebagainya. Dahlan Iskan memang tampil beda dibandingkan menteri atau pejabat negara yang lain. Bagi rakyat biasa, apa yang ditampilkan dan dilakukan Dahlan Iskan seolah bagaikan oase ditengah tingkah polah para pejabat Negara yang seolah hidup di awing-awang. Meskipun punya helikopter pribadi dan pernah naik pesawat Concorde rute penerbangan London-New York (yang ditempuh hanya dalam waktu 3,5 jam), Dahlan Iskan tetap tidak canggung untuk naik KRL dan ojek. Bagi rakyat biasa yang belum lama mengenal dia tentu saja hal ini sangat mengejutkan (mengingat statusnya sebagai menteri), tapi bagi yang sudah lama mengenalnya hal itu tentunya bukan barang baru, bukan sesuatu yang mengherankan dan mengejutkan. Karena dari sononya memang sudah demikian.
 

Semenjak popularitasnya menjulang, saya berani taruhan wartawan yang mangkal di kementerian BUMN sekarang ini pasti jumlahnya paling banyak dibandingkan dengan kementerian lain, bahkan mungkin lebih banyak dibandingkan dengan di DPR, KPK maupun di Istana Negara. Mereka berebut untuk mendapatkan berita terbaru dari Sang Primadona. Namun sayang sekali, mungkin saking bernafsunya, segala tingkah polah Dahlan Iskan langsung dijadikan berita. Tiada hari tanpa berita tentang Dahlan Iskan. Hal ini tentu saja bisa menjadi boomerang buat Dahlan Iskan. Akan timbul kesan “over expose” dan akan membuat orang cepat bosan, karena yang muncul kemudian tulisan yang tidak ada nilai beritanya sama sekali. Seperti berita tentang “Dahlan Iskan suka dengan mie Vietnam” atau “Cara Dahlan Iskan kecoh wartawan”atau “Dahlan Iskan bayar ojek 150 ribu”. Bagi yang tidak suka dengan Dahlan Iskan tentu saja hal ini dianggap sebagai “corong” untuk proses “pencitraan” dirinya. Tapi saya yakin itu bukan maunya Dahlan Iskan. Sebagai mantan wartawan, Dahlan Iskan tahu persis bahwa dia tidak bisa melarang wartawan meliput kegiatannya. Dia juga tidak bisa mengatur mana yang boleh/harus diberitakan mana yang tidak boleh diberitakan.
 

Akhir kata kepada semua pihak berhentilah membuat isu-isu “biro jodoh” itu, sangat mengganggu, karena hajatan “pernikahan” itu masih dua tahun lagi. Juga kepada rekan-rekan wartawan buatlah berita yang punya nilai/bobot berita, jangan asal update. Biarkan Dahlan Iskan bekerja untuk kemajuan dan perbaikan negeri ini.
 

Selamat bekerja Pak Dahlan Iskan. I luv u full n may God bless u.

Featured Posts Coolbthemes