Selamat Datang di blog mas Teddy .... sebagian artikel di blog ini juga terdapat di
kompasiana.

Tampilkan postingan dengan label Tahukah Anda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tahukah Anda. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Februari 2012

Apapun Anginnya, Pohon Kelapa Susah Tumbang


Akhir-akhir ini cuaca sedang kurang bersahabat dengan negeri ini. Setelah hujan disertai banjir di mana-mana, kini giliran angin kencang (puting beliung) yang menerjang beberapa daerah, sehingga mengakibatkan beberapa rumah roboh dan pohon tumbang. Tapi, pernahkah Anda lihat atau baca (dan dengar) berita ada pohon kelapa yang ikut tumbang akibat terjangan angin (puting beliung) ini? Kecil sekali kemungkinan atau bahkan tidak ada pohon kelapa yang tumbang akibat terjangan angin kencang atau puting beliung.
Ya, apapun anginnya –mau angin bohorok, angin gending atau angin apa saja namanya- hampir bisa dipastikan susah atau tak akan ada pohon kelapa yang tumbang.
Apa rahasia pohon kepala sehingga bisa bertahan dan tetap tegak meskipun diterjang angin yang begitu kencang? Ada dua penjelasan, yang guyonan dan yang serius. Penjelasan guyonannya adalah konon pohon kelapa mengandung zat-zat yang selama ini dipakai untuk membuat ramuan jamu tolak angin. Penjelasan seriusnya adalah sebagai berikut :
  • Bentuk daun. Bentuk daun kelapa yang streamline lebih mudah dalam meloloskan terpaan angin, sehingga pohon kelapa lebih mudah mengikuti gerakan angin bukan mencoba untuk menahannya.
  • Bentuk batang. Pohon kelapa secara umum termasuk pohon berbatang tunggal alias tidak bercabang. Sangat jarang ditemukan batang pohon kelapa yang bercabang, kalau pun ada jumlah sangat sedikit. Dengan bentuk batang yang hampir bulat sempurna serta didukung jumlahnya yang cuma satu, maka luasan permukaan pohon kelapa yang terkena hempasan angin sangat sedikit dibandingkan dengan pohon yang lain yang berbatang besar dan berdaun lebat.
  • Masih tentang batang. Jika Anda bandingkan pohon kelapa dengan pohon yang lain, untuk umur yang sama, maka hampir bisa dipastikan pohon kelapa lebih pendek daripada pohon yang lain. Pohon kelapa adalah pohon yang sangat lambat pertumbuhannya (istilah kerennya ‘bukan pohon karbitan’atau ‘bukan pohon instan’), tidak asal tumbuh tinggi (jika Anda lihat pohon kelapa yang tingginya belasan meter berarti umurnya sudah puluhan tahun). Artinya pohon kelapa selalu menghasilkan batang yang kuat (bukan keras) tetapi lentur. Batang yang lentur tentu tidak mudah patah daripada batang yang tidak lentur.
  • Akar. Akar menjadi bagian yang paling penting dari pohon kelapa sehingga sangat tahan terhadap terpaan angin. Akar pohon kelapa berbentuk serabut yang menyebar ke segala arah, bukan akar tunggal yang menusuk ke dalam tanah. Jika Anda menggali akar pohon kelapa yang batangnya berdiameter ±30 cm, maka sebaran akarnya bisa mencapai area seluas kurang lebih 2,25 m2 (bahkan bisa lebih), yang setara dengan 32 kali luas batangnya sendiri. Dengan akar yang menyebar secara merata dan luas maka akan menghasilkan daya cengkeram yang sangat kuat pada tanah di bawahnya. Bandingkan dengan pohon beringin atau pohon lain yang berdaun lebat dengan akar tunggal. 
Akar pohon kelapa ini pulalah yang mengilhami Prof. Ir. RM. Sedyatmo ketika menemukan inovasi pondasi bangunan yang dikenal dengan pondasi “cakar ayam”. Hasil penemuan di bidang konstruksi bangunan yang sudah diakui di seluruh dunia dan sudah dipatenkan di beberapa Negara di Asia, Amerika dan Eropa.

Pertanyaan terakhir, dengan beberapa keunggulan dan manfaatnya yang begitu banyak (semua bagian pohon kelapa dapat dimanfaatkan), kenapa tidak ada partai politik yang memakai pohon kelapa sebagai lambang partainya? Lho …. Apa hubunganya, Pak? Gak ada ! He … he … he ….
NB : tulisan ini pernah saya posting di kompasiana

Senin, 02 Januari 2012

Cara Memprediksi Hari Raya Idhul Fitri

Ketika tahun 2011 kemarin muncul ide untuk reuni perak dari teman-teman SMA, saya langsung setuju karena secara kebetulan Hari Raya Idhul Fitri tahun 2012 ini jatuh pada tanggal 18-19 Agustus, berderet dengan perayaan dengan HUT ke 67 RI yang jatuh pada hari terakhir puasa.
Ada teman yang tanya, “Memangnya kalender 2012 sudah terbit, kok kamu bisa bilang lebaran jatuh pada tanggal 18-19 Agustus ?”
“Ya … kalau tahu cara ngitungnya, gak perlu nunggu kalender terbit,” jawab saya.
Dan ternyata setelah lihat kelender 2012 ini, lebaran jatuh pada tanggal 19-20 Agustus, selisih satu hari dengan perhitungan saya. Ini pun kelender versi pemerintah, yang versi Muhammadiyah paling-paling jatuh pada tanggal 18 Agustus, seperti biasanya.

Bagi pembaca artikel ini yang ingin tahu cara memprediksi Hari Raya Idhul Fitri, gampang. Seperti Anda ketahui jumlah hari dalam penanggalan Masehi adalah 365 hari untuk tahun biasa dan 366 hari untuk tahun kabisat. Penanggalan Islam berjumlah 354 hari. Ada selisih 11 hari dengan tahun biasa dan 12 hari dengan tahun kabisat. Jadi, jika ingin menghitung kapan Hari Raya Idhul Fitri tahun 2012, tarik mundur 12 hari (tahun 2012 adalah tahun kabisat) dari Hari Raya Idhul Fitri tahun 2011. Untuk tahun 2013, tarik mundur 11 hari dari tahun 2012.
 
Berikut tabel perkiraan Hari Raya Idhul Fitri untuk 10 tahun ke depan.
No.    Tahun Masehi    Tanggal Hari Raya Idhul Fitri
  1.     2012                   19 – 20 Agustus
  2.     2013                   8 – 9 Agustus
  3.     2014                   28 – 29 Juli
  4.     2015                   17 – 18 Juli
  5.     2016                   5 – 6 Juli
  6.     2017                   24 – 25 Juni
  7.     2018                   13 – 14 Juni
  8.     2019                   2 – 3 Juni
  9.     2020                   21 – 22 Mei
10.     2021                   10 – 11 Mei
11.     2022                   29 – 30 April
 
Dan jika perhitungan di atas tepat, maka di tahun 2032 nanti akan terjadi dua kali Hari Raya Idhul Fitri, yaitu tanggal 7 – 8 Januari dan tanggal 27 – 28 Desember.
 
Kurang kerjaan ? Biarlah.

Featured Posts Coolbthemes